TpO7TSYpTUrlGfY9GpMiTSd8Gd==
Light Dark
Klarifikasi Kepala SDN 2 Kontukowuna dan Kepsek SDN 14 Kabawo Terkait Video Viral Pamer Uang di Warung Makan

Klarifikasi Kepala SDN 2 Kontukowuna dan Kepsek SDN 14 Kabawo Terkait Video Viral Pamer Uang di Warung Makan

×

 

Klarifikasi Kepala SDN 2 Kontukowuna dan Kepsek SDN 14 Kabawo Terkait Video Viral Pamer Uang di Warung Makan

Ketgam : Emilia, Kepala SDN 2 Kontukowuna.
MUNA (LAWOROMEDIA.ID) — Sebuah video yang memperlihatkan seorang kepala sekolah mengeluarkan sejumlah uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu di atas meja warung makan sempat viral di media sosial dan memicu berbagai spekulasi publik. 

Video tersebut menampilkan Emilia, Kepala Sekolah SDN 2 Kontukowuna dan Dewi Kepala SDN 14 Kabawo bersama beberapa rekan guru.


Menanggapi viralnya video tersebut, Emilia memberikan klarifikasi bahwa uang yang terlihat dalam video bukanlah miliknya. 


Ia menjelaskan bahwa uang tersebut merupakan milik seorang guru bernama Idris yang baru saja menerima dana sertifikasi guru.


Menurut Emilia, saat itu Idris memang berjanji kepada rekan-rekan guru bahwa jika dana sertifikasinya telah cair, ia akan mentraktir teman-temannya makan bersama. 


Pertemuan di warung makan tersebut, kata Emilia, merupakan bagian dari janji tersebut.


“Uang yang ada di meja itu bukan uang saya. Itu uang Pak Idris yang baru saja menerima dana sertifikasi. Beliau memang berjanji akan mentraktir teman-teman guru ketika dananya cair,” jelas Emilia. Selasa, (10/3/2026)


Ia juga menambahkan bahwa adegan mengeluarkan uang di atas meja tersebut terjadi secara spontan dan tidak dimaksudkan untuk memamerkan kekayaan seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial.


Sementara itu, Dewi, Kepala SDN 14 Kabawo yang juga terlihat dalam video tersebut, turut memberikan penjelasan. 


Ia menegaskan bahwa uang yang terlihat dalam video memang milik Idris dan situasi tersebut hanyalah bagian dari konten yang direkam saat mereka sedang berkumpul.


“Uang itu milik Pak Idris. Saat itu kami hanya sedang berkumpul dan membuat konten biasa. Tidak ada maksud untuk pamer atau hal lainnya,” ujar Dewi.


Klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan berbagai informasi yang beredar di masyarakat terkait video viral tersebut. 


Emilia dan Dewi juga berharap masyarakat tidak menafsirkan video tersebut secara keliru tanpa mengetahui kejadian yang sebenarnya.


Penulis : Hasan Jufri

0Komentar

SPONSOR