SPPG Wakobalu Agung Beri Menu Ikan Lajang Pada Anak TK, Orang Tua Murid Protes
![]() |
| Ketgam : Menu MBG yang disalurkan SPPG Wakobalu Agung pada hari Kamis, (29/1/2026). Foto : Hasan Jufri / Laworo Media.Id |
MUNA (LAWOROMEDIA.ID) - Penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Wakobalu Agung, Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna diduga asal-asalan tak sesuai petunjuk teknis (Juknis) Badan Gizi Nasional sehingga jadi sorotan dan kritikan orang tua murid.
Makanan yang disajikan pada hari Selasa (27/1/2026) dan Hari Kamis, (29/1/2026)
jangankan untuk menambah gizi dan protein sesuai sasaran dan tujuan utama Presiden RI Prabowo Subianto, tapi realitanya dilapangan justru menurunkan gizi dan protein karena nafsu makan peserta didik tiba-tiba hilang.
Salah satu orang tua murid yang enggan disebutkan namanya mengatakan, menu makanan yang diberikan SPPG Wakobalu Agung pada hari Kamis, (29/1/2026) yang diperuntukkan bagi anaknya yang masih TK sangat memprihatinkan.
“Masa kita punya anak dikasi ikan lajang terus, ini anak TK. Harusnya mereka diberi menu yang lain, jangan ikan lajang,” kesalnya
Apalagi, pada saat diberi makan anak Taman Kanak-Kanak tidak didampingi orang tuanya.
“Tidak masuk akal toh ikan begini mau di kasi Anak TK masalanya di sekolah tidak ada orang tuanya yang dampingi makan,” ujarnya
Ia tidak mempersoalkan Menu MBG yang lain, yang penting layak diberikan pada anak usia TK.
“Saya itu tidak masalah menu yang lain tapi jangan juga gunakan ikan lajang begini,” bebernya
Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wakobalu Agung pada hari Kamis, (29/1/2026) berupa Nasi Putih, Ikan lajang goreng, sayur kangkung, sepotong tahu dan seiris buah semangka.
Sorotan ini makin mempertegas bahwa pentingnya dilakukan pengawasan ketat dan benar-benar serius tak sekedar pengawasan dari atas meja agar program makanan bergizi gratis benar-benar bermanfaat bagi anak-anak, bukan sekadar proyek yang hanya menguntungkan penyedia.
Penulis : Hasan Jufri


0Komentar