TpO7TSYpTUrlGfY9GpMiTSd8Gd==
Light Dark
Menu Kering Menjadi Sajian MBG di SPPG Tiworo Tengah Pada Bulan Ramadhan

Menu Kering Menjadi Sajian MBG di SPPG Tiworo Tengah Pada Bulan Ramadhan

×

Menu Kering Menjadi Sajian MBG di SPPG Tiworo Tengah Pada Bulan Ramadhan 

Ketgam : Ilustrasi Menu MBG Kering.

MUNA BARAT (LAWOROMEDIA.ID) - Memasuki Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, layanan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Muna Barat mengalami penyesuaian sementara. 

SPPG Tiworo Tengah menghentikan distribusi MBG pada 16–21 Februari 2026 karena libur sekolah, namun memastikan program tetap berjalan dengan strategi baru berupa menu kering yang dinilai lebih praktis dan aman selama bulan puasa.

Kepala SPPG Tiworo Tengah, Uswatun Hasanah Mula menegaskan, kebijakan penghentian sementara bukan berarti layanan berhenti total. Langkah itu diambil sebagai penyesuaian teknis agar distribusi tetap tepat sasaran ketika kegiatan belajar kembali berjalan.

“Untuk saat ini tidak ada pendistribusian MBG. Penyaluran MBG akan kembali dimulai tanggal 23 Februari,” ungkapnya, Sabtu (14/2/2026).

Menurutnya, skema distribusi saat Ramadhan disiapkan secara khusus dengan mempertimbangkan kebutuhan gizi dan kemudahan konsumsi bagi penerima manfaat. 

“Menu MBG di bulan Ramadhan menggunakan menu kering,” tambahnya.

Uswatun menjelaskan, penerima manfaat tidak hanya peserta didik, tetapi juga kelompok non-peserta didik atau 3B, yakni ibu menyusui, ibu hamil, dan balita. Mekanisme distribusi disesuaikan dengan jadwal sekolah serta kebutuhan lapangan. 

“Mekanisme penyalurannya untuk peserta didik menyesuaikan dengan jadwal sekolah begitu pula untuk 3B,” bebernya.

Terkait penyaluran saat Hari Raya Idul Fitri, pihaknya masih menunggu regulasi lanjutan dari Badan Gizi Nasional

“Mengenai Hari Raya Idul Fitri untuk informasi penyaluran MBG kami tetap menunggu arahan dari Pimpinan,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengawas Gizi SPPG Tiworo Tengah, Dwi Putri Ayu mengungkapkan, menu kering yang disiapkan terdiri dari roti, susu, telur rebus, dan buah. Kombinasi tersebut dipilih karena mudah dibawa, aman disimpan selama beberapa jam, serta tetap memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein, dan vitamin anak.

Di balik perubahan pola distribusi tersebut, dapur MBG tetap beroperasi dengan standar produksi ketat. Setiap hari, sekitar 1.967 porsi makanan diproduksi dan disalurkan ke 28 sekolah mulai jenjang PAUD hingga SMA di wilayah Kecamatan Tiworo Tengah.

Dwi menjelaskan, kebutuhan kalori tiap jenjang telah dihitung secara rinci, mulai dari 328 Kkal untuk PAUD/TK, 368,8 Kkal untuk SD kelas 1–3, 531 Kkal untuk SD kelas 4–6, 718 Kkal untuk SMP, hingga 762,5 Kkal untuk SMA. 

“Biasanya kami membagi menjadi dua golongan, yakni porsi kecil dan porsi besar. Porsi kecil untuk PAUD hingga SD kelas 1–3, sedangkan porsi besar untuk SD kelas 4–6, SMP dan SMA,” jelasnya.

Penulis : Hasan Jufri 

0Komentar

SPONSOR