TpO7TSYpTUrlGfY9GpMiTSd8Gd==
Light Dark
Mahasiswa FISIP Ingatkan Rektor Perihal Penetapan BLU di Universitas Halu Oleo Kendari

Mahasiswa FISIP Ingatkan Rektor Perihal Penetapan BLU di Universitas Halu Oleo Kendari

×

 

Mahasiswa FISIP Ingatkan Rektor Perihal Penetapan BLU di Universitas Halu Oleo Kendari

Ketgam : Raja Saputra, Salah Satu Mahasiswa FISIP Universitas Halu Oleo Kendari.

KENDARI (LAWOROMEDIA.ID) - Wacana penetapan tarif Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Halu Oleo yang ditetapkan pada tanggal  29 Desember 2025 oleh Rektor menuai respons keras dari kalangan mahasiswa. 


Kebijakan tersebut dinilai berpotensi memberatkan mahasiswa dan tidak sepenuhnya mempertimbangkan kondisi sosial-ekonomi sebagian besar keluarga mahasiswa.


Raja Saputra, salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) secara tegas menyatakan sikap menolak kebijakan penetapan tarif BLU tersebut. 


Penolakan ini didasarkan pada minimnya transparansi dalam proses penetapan, kurangnya pelibatan mahasiswa dalam pembahasan, serta kekhawatiran akan dampak langsung terhadap akses pendidikan.


“Kebijakan tarif BLU tidak boleh semata-mata berorientasi pada peningkatan pendapatan institusi, tetapi harus berpihak pada prinsip keadilan sosial,” ungkapnya. Minggu, (22/2/2026).


Ia menegaskan bahwa mahasiswa berhak mendapatkan pendidikan yang terjangkau tanpa dibebani kebijakan yang dinilai tidak partisipatif.


“Saya rasa bahwa UKT pada dasarnya telah mencakup berbagai komponen pembiayaan operasional pendidikan,” imbuhnya 


Dengan adanya penetapan tarif BLU tersebut, pihaknya meminta agar pihak Universitas memberikan penjelasan rinci mengenai peruntukan dan transparansi penggunaan dana.


“Mahasiswa bukan objek kebijakan, tetapi subjek yang harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan mereka,” tandasnya 


Raja Saputra menilai bahwa keputusan yang ditetapkan pada akhir tahun tersebut terkesan terburu-buru dan tidak melalui dialog yang terbuka dengan mahasiswa. 


“Sekmen pergerakan fisip, lanjutnya, akan mengawal isu ini dan siap membangun konsolidasi bersama elemen mahasiswa lainnya,” katanya pula


Mahasiswa FISIP mendesak pihak rektorat Universitas Halu Oleo untuk meninjau kembali kebijakan tersebut serta membuka ruang audiensi secara resmi. 


“Mereka menekankan bahwa perjuangan ini bukan sekadar soal angka tarif, melainkan soal prinsip keadilan dan keberpihakan terhadap hak pendidikan,” bebernya 


Dengan sikap penolakan ini, mahasiswa menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan kampus agar tetap transparan, akuntabel, dan tidak merugikan mahasiswa. 


Mereka berharap adanya evaluasi menyeluruh sebelum kebijakan tarif BLU benar-benar diberlakukan.


Penulis : Hasan Jufri

0Komentar

SPONSOR